Pasar E-commerce Di Asia

ibandingkan Tiongkok dan Amerika Serikat (AS), pasar e-commerce di Asia Tenggara masih kecil. Berdasarkan riset Euromonitor, perdagangan retail online di enam negara Asia Tenggara seperti Indonesia Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina dan Vietnam masih kurang dari 1%. Padahal di Tiongkok dan Amerika perdagangan online telah mencapai 10,6% dan 8,3% dari total penjualan retailnya.

D ari enam negara Asia Tenggara itu, Indonesia sejak 2014 berada di peringkat pertama sebagai negara dengan pasar e-commerce terbesar di ASEAN. Tahun lalu, penjualan online di Indonesia mencapai US$ 1,1 miliar. Euromonitor memperkirakan tingkat Pertumbuhan Rata-rata Tahunan (CAGR) penjualan online di Indonesia antara 2014 sampai 2017 ada di angka 38%. Thailand di peringkat kedua dengan penjualan online yang juga ada di kisaran US$ 1,1 miliar, dengan perkiraan pertumbuhan rata-rata tahunan sebesar 19%. Sedangkan Singapura di peringkat ketiga dengan total penjualan US$ 860 juta, CAGR sebesar 13%.

Source: https://id.techinasia.com

Bagaimanapun, seiring dengan daya beli yang terus meningkat, penetrasi internet yang kian tinggi, dan makin banyaknya layanan yang ditawarkan, pasar e-commerce di Asia Tenggara diprediksi akan mencapai hingga 25% di beberapa tahun mendatang.

pasar ecommerce

Dilihat dari data yang didapatkan e-commerce tertinggi di Asia kategori pengguna online dipegang oleh Vietnam,Indonesia dan Malaysia. Tetapi dalam jumlah pembeli online Singapore memasuki peringkat pertama dalam melakukan pembelian teredah secara online. Banyak masyarakat Singapore yang belum terlalu percaya untuk melakukan pembelian secara online karena banyaknya kejahatan yang merambah melalui Internet. (Insight)Menariknya, sekitar 61% pembeli online di Indonesia membeli melalui perangkat mobile mereka. Negara-negara besar seperti Filipina, Thailand, dan Vietnam juga memiliki jumlah pembeli online melalui perangkat mobile yang tinggi. Kenaikan pembelian melalui perangkat mobile yang tinggi ini disinyalir karena masih belum memadainya fasilitas fix broadband di negara-negara tersebut. Selain itu, banyaknya smartphone murah di pasaran juga bisa menjadi salah satu alasan.

Penjelasan diatas hanya beberapa dari pasar E-commerce di Asia setelah itu, akan dijelaskan kembali pasar E-commerce di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *